Jejamo.com, Lampung Timur – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Timur menggelar Rapat Paripurna Penyampaian Rancangan Kebijakan Umum Perubahan APBD(KUPA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara ( PPAS) perubahan APBD Tahun 2016, Selasa, 26/7/2016.
Kegiatan tersebut di pimpin langsung oleh ketua DPRD Lampung Timur Ali Johan Arif dan dihadiri Bupati Lampung Timur Chusnunia Claim serta Wakil Bupati Zaeful Bukhari, para kepala dinas, uspida dan tamu undangan.
Dalam sambutannya, Ali Johan Arif mengatakan, rapat paripurna ini merupakan agenda rutin pertengahan pelaksanaan anggaran APBD Kabupaten Lampung Timur Tahun 2016.
Selain itu, paripurna penyampaian Rancangan APBD-P ini juga dalam rangka mempercepat proses pembahasan anggaran untuk percepatan pembangunan di Bumi Tuah Bepadan.
Sementara itu, Bupati Chusnunia Chalim dalam sambutannya mengatakan, Pendapatan Daerah Kabupaten Lampung Timur tahun 2016 diproyeksikan meningkat Rp63,851 miliar. Begitu juga anggaran belanja diproyeksikan meningkat Rp52 miliar.
Menurutnya, pada APBD murni pendapatan diproyeksikan sebesar Rp2,16 triliun, dan pada perubahan diproyeksikan menjadi Rp2,080 triliun atau meningkat 3,1 persen. Selanjutnya anggaran belanja pada APBD murni diproyeksikan sebesar Rp2,06 triliun.
Sedangkan pada perubahan diproyeksikan menjadi Rp2,117 triliun. Pendapatan tersebut bersumber dari Pendapatan Asli Daerah yang mengalami peningkatan Rp7,567 miliar sehingga menjadi Rp100,413 miliar.
Kemudian dana perimbangan meningkat Rp339,745 miliar sehingga menjadi Rp1,7 triliun. Sementara anggaran belanja akan dialokasikan untuk belanja langsung Rp792,482 miliar dari sebelumnya Rp777,514 miliar. Kemudian untuk belanja tidak langsung Rp1,325 triliun dari sebelumnya Rp1,288 triliun.(*)
Laporan Suparman, Wartawan Jejamo.com