Wuhan, Jejamo.com – Kesal karena tak kunjung pindah, pihak pengembang menggali sebuah parit besar di sekeliling rumah petani tua. Parit berukuran lebar 1 meter dan kedalaman 1,5 meter ini menyulitkan si petani dan istrinya masuk ke rumah.
Petani bernama Xiao Ming ini sudah tinggal di desa Wuhan selama lebih dari 30 tahun bersama istrinya, Yin Yangju. Dalam beberapa tahun terakhir pihak pengembang telah berusaha merubuhkan rumah mereka. Namun, menurut pasangan petani tua ini nilai ganti rugi yang ditawarkan sangat kecil.
Seperti dikutip dari Shanghailist, Rabu, 14/10/2015, salah satu pegawai pengembang akhirnya menggali parit di sekeliling rumah Xiao Ming dengan menggunakan mesin pengeruk. Pihak pengembang berharap pasangan petani ini akan segera pindah karena kesulitan untuk masuk dan keluar rumah.
Pihak pengembang dengan bantuan pemerintah setempat sudah menghancurkan 545 rumah. Tersisa empat rumah lagi untuk diratakan dengan tanah. Keempat pemilik rumah tersebut tidak mau pindah karena nilai ganti rugi yang ditawarkan pihak pengembang jauh di bawah harga yang mereka harapkan.(*)